Klik Untuk Chat via WhatsApp
+62821-87-56-56-53
jasa buat web/blog
Friday, 7 December 2012

Friday, December 07, 2012
12
Cara Membuat dangke: Keju Indonesi asal enrekang | Dangke merupakan makanan khas kabupaten enrekang, sulawesi selatan. Makanan daerah yang pesonanya sudah sampai ke luar negeri. Informasi ini pertama kali saya ketahui dari salah satu TV swasta yang menginformasikan tentang makanan khas indonesia yang mempunyai cita rasa seperti makanan khas luar negeri yang terkenal. Sebagai seorang yang lahir di tanah duri suku massenrempulu enrekang, dangke bukanlah halyang asing. Dangke di keluarga kami biasa di buat ketika ada hewan ternak yang selesai melahirkan {karena bukan sapi perah, jadi susu hanya keluar ketika selesai melahirkan}. Tapi bukan hanya susu sapi yang bisa di jadikan dan di buat dangke tapi susu kamping dan kerbau pun bisa di jadikan bahan baku membuat dangke. 

cara membuat dangke

Ada yang mengatakan bahwa rasa dangke mirip dengan rasa keju dari luar negeri. Memang dangke bisa dijadikan sebagai salah satu makanan khas yang dapat menarik wisatawan dan seharusnya memang pemerintah memaksimalkan potensinya tersebut. 

Dangke merupakan hasil permentasi dari susu, dan cara membuatnya pun tidak begitu sulit. Berikut alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat dangke, keju lokal asal enrekang.

Alat yang di butuhkan:
  • Alat untuk memasak/merebus seperti panci dll.
  • kompor;
Bahan yang diperlukan :
  • Susu {bisa susu sapi, susu kambing maupun susu kerbau}
  • getah pepaya
Cara membuatnya:
  • Tuang susu kedalam panci/wajan;
  • Rebus sampai suhu sekitar 70-80C {Sebenarnya, dikeluarga kami hanya memperkirakan saja karena tidak ada alat untuk mengukur suhu di rumah ketika membuat dangke}
  • Sebelum mendidih, masukkan getah pepaya beberapa tetes {jangan terlalu banyak, karena jika getah pepayanya terlalu banyak maka akan membuat rasa dangke menjadi pahit}
  • Aduk secara rata sampai susunya menggumpal/padat dan terpisah dengan kandungan air dari susu.
  • Setelah susunya sudah menggumpal/padat dan mirip dengan tahu yang agak kenyal, pisahkan dengan airnya;
  • Setelah itu, masukkan pada cetakan [biasanya orang-orang di kampung menggunakan tempurung kelapa sebagai cetakannya];
  • Tunggu beberapa saat sampai dangke agak mengeras dan siap dinikmati;
  • Jika ingin memberikan rasa asin, dangke bisa direndam dengan air garam;
  • selain itu, dangke juga mempunyai rasa yang enak jika di goreng.
Selamat mencoba dan menikmati aroma dangke, keju indonesia asal enrekang sulawesi selatan.
Jika anda menemukan blog ini dari search engine google dan anda merasa terbantu dengan informasi dari blog ini, silahkan klik tombol google plus di samping kanan. terima kasih partisipasinya.

12 komentar:

  1. dangke..hmmm kayanya lezat tuh, sayang di tempatku ga ada hihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob, menurut ane sih rasanya enak banget...

      kalau g ada di tempatnya, ya dibikin sendiri dong..

      Delete
  2. namanya aja ud keren sob. kaya nama jepang gitu.. emhm.. sobat yang bikin, ntar ane dikirim ya. ok

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.. bukan ane yang bikin sob tapi ortu di rumah.. hehehe..

      kirim gambarnya aja ya??

      Delete
    2. ngiler doang dong gan kalau cuma gambarnya aja? hehehe. tapi tak apa lah, semoga bisa kesana untuk coba lansun

      Delete
  3. keju? sy kurang sukaeee....

    eh itu bikinan orang tuamu? haha bagus yahh.. daripada ngambil di gugel.. mending buat lalu foto dah

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe.. saya juga kurang suka keju sob.. tapi ini lebih enak daripda keju...

      Delete
  4. kebetulan mace org enrekang-duri jd sering makan dirumah.., enak klo digoreng plus sambal...! *smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah.. ternyata sobat juga dari duri ya...

      satu daerah dong..

      Delete
    2. hehehe...

      pace takalar, mace yg dr duri di Pelappo tp ada keluarga di barakka dan kalimbua, sy sendiri ke kampung baru 1 x itu jg sdh lama... *smile

      Delete
  5. wah, kelihatannya enak tu... kebetulan belum sarapan... :D

    ReplyDelete
  6. waduh dicampur getah pepaya gimana tuh rasanya

    ReplyDelete

Blog ini menggunakan moderasi Komentar untuk menghindari komentator yang hanya menyebarkan spam. Berkomentarlah yang baik untuk menjalin silaturahmi